Seminggu bersama “SANTAN” Kali ini aku berkesempatan untuk menginjakkan kakiku kembali di Provinsi Sumatera Barat, tepatnya di kota Padang. Kali ini dalam rangka menghadiri pernikahan sahabat. Jauh-jauh hari, bahkan beberapa bulan sebelum bulan Desember, Bang Bob sudah meracuni aku dengan kota Padang. “kalo Lubis ke Padang, nanti aku ajak kemari-kemari-dan kemari,” “Nanti di Padang, Lubis harus nyobain ini dan ini” Begitu lah kalimat yang sehari-hari aku dengar dari mulut Bang Bob. Makanya segera setelah mendapat undangan dengan label “Special Invitation” aku langsung membooking pesawat untuk tanggal 1 Desember 2016. Jauh-jauh hari juga aku sudah sounding ke atasan dan rekan sejawat kalo aku akan menghadiri pernikahan Bang Bob, (supaya gak ada kerjaan dadakan). Alhamdulillah, sepertinya segala persiapanku untuk ke Padang dilancarkan oleh Allah SWT. Secara tidak terduga aku mendapat tiket gratis PP, mendapat akomodasi dari dorm ke bandara juga gratis. Hal ini yang membuat...
dok.pribadi agusmanlubis.blogspot.com - Hai landscaper dimanapun kalian berada, dalam #TanamanLanskap ini, aku mau berbagi kepada kalian, tentang tanaman-tanaman hias yang mampu tumbuh dengan baik dilingkungan yang panas (daerah dekat pantai), dan kondisi tanah yang buruk (tanah timbunan dan tanah bauksit). Semua tanaman yang ditulis, sudah pernah ditanam oleh penulis langsung dilapangan dan berhasil tumbuh dengan baik dengan metode perawatan tanaman pada umumnya. Semoga bermanfaat. Kali ini aku mau ngenalin nih salah satu tanaman hias yang cukup bandel dan gampang banget perawatan dan pengembangbiakannya. Dia adalah Widelia. Morfologi Tanaman hias yang termasuk dalam famili Compositae ini tergolong bandel. Dia biasa dijadikan sebagai groundcover suatu tapak atau juga sebagai border pembatas antara rumput dan semak hias. Kemampuannya untuk merambat dan menutupi lahan secara cepat, membuat tanaman ini menjadi salah satu pilihan utama sebagai tanaman groundcove...
Seminggu bersama “SANTAN” 4 Desember 2016. Hari Minggu. Tidak ada agenda sebenarnya hari ini. Bang Bob bilang dia akan jemput aku waktu sore. Yasudahlah, gpp. Setidaknya aku bisa wifi-an gratis di rumah bang Bob. Hehehe. Ku kira tidak ada agenda kemana-mana kan, ternyata Kak Oni dan Bang Eno (kakaknya Bang Bob) ngajakin aku untuk ikut jalan beli oleh-oleh. Sore ini kak Oni akan balik ke Batam. Yaudah deh, aku nurut aja, dari pada bengong dirumah kan. Meluncurlah kembali lagi ke kota. Siang ini aku diajak minum es duren. Nama cafenya lucu deh, namanya "Iko Gantinyo". Hahahaha. Es krimnya enak dan buat kenyang. Lumayan buat melepas dahaga dipanasnya kota Padang hari ini. Perjalanan dilanjutkan dengan membeli oleh-oleh untuk teman-temannya kak Oni di Christine Hakim. Kami membeli di toko yang dekat jembatan Siti Nurbaya. Aku masih ingat, dulu saat aku kemari, ke toko ini waktu kecil dulu, depan toko ini terasa luas sekali, tapi pas sekarang kok semakin sempit ya perasaan. ...
Comments
Post a Comment